Data-data terkini pelaksanaan Inpres No.5 Tahun 2004 Tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi dapat di lihat di menu Bank Data Berita terkini tentang Sumbawa |
|
|
|
|
|
Realiasi Dana KUBE Diduga Menyimpang Jumat, 22 Mei 09 - diposting oleh : admin Bima, Sumbawanews.com,- Realisasi dana Kelompok Usaha bersama (KUBE) Tahun Anggaran (TA) 2007 di Kecamatan Langgudu diduga menyimpang. Penyimpangan itu diduga dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bima. Koordinator Institut Transparasi Kebijakan (ITK) Bima, Al Imran, mengatakan penyimpanan dana senilai Rp1,2 miliar. Dana itu diperuntukkan bagi 20 Kube, masing-masing Rp60 Juta. Penyaluran dana yang dilakukan oleh Dinsos Kabupaten Bima itu diduga dipihak ketigakan. Dana tersebut, kata dia, diperuntukkan bagi pengembangan usaha Karamba Jaring Apung di Langgudu. Sejumlah bukti telah dikumpulkan. “Proyek itu syarat dengan dugaan penyimpangan,” ujarnya di Pemkab Bima Rabu (20/5). Pengakuan yang diperolehnya dari anggota kelompok usaha di Langgudu, kebutuhan perlengkapan jaring apung tidak terpenuhi semuanya. Apalagi, Dinsos dan Konsulan menunjuk sendiri pihak ketiga dalam pelaksanaan proyek itu yakni PT Lamere. Dikatakannya, PT Lamere yang diduga mengadakan Karamba Jaring Apung. Nilainya sekitar Rp 600 juta. Ironisnya, hingga saat ini sebagian Karamba Jaring Apung belum tersalurkan kejumlah KUB yang dimaksud. Bagaimana tanggapan Kepala Dinsos Kabupaten Bima, H Qurban, SH? Dia membantah tudingan itu, jika dana Kube senilai Rp 1,2 miliar disalahgunakan. Dijelaskannya, dana itu bersumber dari pusat dan disalurkan langsung ketiap KUBE lewat rekening masing-masing. Dibsos sendiri berfungsi sebagai Pembina dan pemantau kegiatan. Menurutnya kalaupun adanya pengalagunaan dana, menjadi tanggungjawab masing-masing KUBA. “Uangnya tidak mampir di kami, tak ada celah buat kami untuk mengorupsi uang itu,” tegasnya di Dinsos Kabupaten Bima, Rabu (20/5). Dikatakannya, tidak ada masalah dalam penyaluran dana tersebut. Setiap kelompok telah menrima uang sebesar Rp60 Juta. Dia tidak mau tahu penggunaan uang itu dipihak ketigakan. Baginya terpenting uang telah ditransfer dari pusat ke rekening kelompok. “Jadi kami bukan pejabat pengguna anggaran atau pelakasanaan tehnis,” jelasnya. (BE.18) http://www.sumbawanews.com/berita/daerah/realiasi-dana-kube-diduga-menyimpang.html kirim ke teman | versi cetak
Tidak ada komentar yang masuk mengenai
Formulir Komentar |
Halaman ke 1 Dari 189 Next >> || Last >> 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
|
|