Buku Tamu Site Map Chatting Kontak Forum Agenda Topik viewan Halaman Utama Cek Email
Tentang Kami Program Anggota Struktur Laporan Modul Kajian Perspektif Wawancara Ruang Pers Aduan Link Bank Data
Peraturan



Search



Berita Sebelumnya

Inilah Transkrip Rekaman yang Diduga Pembicaraan Antasari-Sigid
Kejaksaan dan Dewan Terus Diserbu Pendemo
Boediono: Penyelesaian Century, Lebih Cepat Lebih Baik
KPK: Kerugian Korupsi Barang/Jasa di Pemerintahan Capai Rp 688 Miliar
Dugaan Penyimpangan Pembangunan Gedung TK Pejabat Dikpora Kabupaten Bima Diperiksa Kejaksaan


Info

Data-data terkini  pelaksanaan Inpres No.5 Tahun 2004 Tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi dapat di lihat di menu Bank Data

Berita terkini tentang Sumbawa


Powered by


Renungan

Good Government:
Good government is not a luxury - it is a vital necessity for development.
(World Bank 1997)

S.H. Alatas:
Masalah gawat yang paling mewabah di berbagai masyarakat yang sedang berkembang adalah korupsi.
Inti korupsi adalah penyalahgunaan kepercayaan untuk kepentingan pribadi.
Esensi korupsi adalah pencurian melalui penipuan dalam situasi yang mengkhianati kepercayaan.
(Korupsi - Sifat, Sebab dan Fungsi)


3 Pilar Kemitraan

   


Hari Anti Korupsi Sedunia: ITK Desak KPK Tangani Korupsi di NTB
Selasa, 15 Desember 09 - diposting oleh : admin







Jakarta,
Sumbawanews.com.- Moment peringatan hari anti korupsi sedunia yang
jatuh pada Rabu 9 Desember 2009 juga dimanfaatkan oleh Institut
Transparansi Kebijakan (ITK) untuk mendesak Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) menangani indikasi korupsi yang terjadi di wilayah NTB.

Sekitar
20 massa ITK melakukan aksinya didepan Istana Merdeka bersama-sama
ribuan massa lainnya yang tergabung dalam Gerakan Indonesia  Bangkit
dengan titik konsentrasi di depan Istana Merdeka Monas Jakarta.

Dua
spanduk besar bertuliskan “NTB surganya koruptor, aparat tidak berdaya,
seret semuanya keJakarta dan spanduk lainnya bertuliskan Tangkap Bupati
Sumbawa Barta” dibentangkan oleh aktivis ITK didepan penjagaan aparat 
kepolisian yang cukup ketat.

Kordinator ITK Jakarta Heriman
Jurdi dalam orasinya menjelaskan di NTB sudah terjadi perampokan
besar-besar oleh kepala daerahnya, namun aparat hukum di NTB sama
sekali tidak bisa menyentuh mereka.

“Korupsi hampir terjadi pada
kepala daerah di NTB, dari Walikota Bima, Bupati Bima, Bupati Dompu,
Bupati Sumbawa dan Bupati Sumbawa Barat serta kepala daerah yang ada di
pulau Lombok.” Jelas Heriman.

Diceritakannya  indikasi mega korupsi terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat yang melibatkan kepala daerah dengan gelar Kyai.

“Kyai saja mudah tergoda melakukan korupsi, apalagi yang lainnya.” Ujar Heriman.

Diuraikannya
korupsi di Sumbawa Barat maha dahsyat, padahal Kabupaten tersebut
merupakan kabupaten pemekaran yang baru berumur lima tahun.

“Kami tetap mendesak KPK agar kasus korupsi di Sumbawa Barat dan Kota Bima segera dituntaskan.” Jelasnya.

Sementara
itu penggiat ITK lainnya Sohor menyoroti ketidakberdayaan aparat hukum
di NTB menghadapi Bupati Bima Ferry Zulkarnaen yang diduga terlibat
pembalakan liar di Hutan Tambora.

“Kita tidak bisa berharap
kepada aparat hukum di NTB, sebaiknya semua kasus di NTB di tangani di
Jakarta.” Jelas Sohor diantara ribuan massa yang mulai memadati depan
Istana.

Dalam aksi didepan istana ini, terlihat juga mantan
anggota DPR RI asal NTB Hatta Taliwang, yang juga sibuk sebagai
kordinator lapangan massa yang tergabung dalam forum diskusi aktivis
77/78(sn01)

http://www.sumbawanews.com/berita/utama/hari-anti-korupsi-sedunia-itk-desak-kpk-tangani-korupsi-di-ntb.html

kirim ke teman | versi cetak 


Tidak ada komentar yang masuk mengenai

Formulir Komentar |

Nama
Email
Judul Komentar
Isi Komentar

Halaman ke 1 Dari 2
Next >> || Last >>
1 | 2 |

@-Smart